idul-fitri-1442-h
Marhaban Ya Ramadhan
Melayani-Tanpa-Pungli-dan-Gratifikasi
Pelatihan E-Pengadaan Langsung Aplikasi Bela Pengadaan Serta Rekonsiliasi Pejabat Pengadaan Di Lingkungan Pemerintah Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti
Forum Group Discution (FGD) Terkait kontrak Pengadaan Barang Jasa dan Surat Edaran (SE) Menteri PUPR No. 22 Tahun 2020 Terkait Persyaratan dan Evaluasi Dokumen Penawaran Pengadaan Jasa
Bimbingan Teknis Perencanaan Pengadaan Dalam Rangka Antisipasi Resiko Hukum Dan Audit
Bimbingan Teknis Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Desa Dan Steakholder Lainnya
Sosialisasi-Permen-PUPR-No.-07-Tahun-2019
Raih 17 Standar LPSE
Penutupan Diklat dan Sertifikasi Pengadaan Barang Jasa Pemerintah April Tahun 2019
Diklat dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tahun 2019
Konsolidasi-Pengadaan-Barang-Jasa-BPBJ
Black List
Daftar Hitam - Black List
Sosialisi Aplikasi SPSE v.4.3
Bagian Layanan Pengadaan Meranti -BLP Meranti - Penghargaan National Procurement Award 2018
Sosialisasi Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah
Kaji-Banding-Ke-Kab-Badung-2
Bimbingan Teknis Bagi Panitia Penerimaan Hasil Pekerjaan (PPHP) Provisional Hand Over (PHO) FHO
Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Aparatur Penyelenggara Pengadaan Barang Jasa
Pelatihan Peningkatan Kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) Bagi Pejabat Pengadaan Pengelolaan Barang Jasa
Pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Manajemen Kelompok Kerja Pengadaan 2a
Bimbingan Teknis Memahami Spesifikasi, Harga Perkiraan Sendiri dan Kerugian Negara
previous arrow
next arrow

Bimbingan Teknis Perencanaan Pengadaan Melalui Aplikasi SiRUP

Bagian Pengadaan Barang Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Kepulauan Meranti menggelar Bimbingan Teknis Perencanaan Pengadaan Melalui Aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) bertempat di Hotel Grand Meranti, Senin (11/3/2019).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh kepala OPD dan pejabat PPTK yang ada di lingkungan kerja Kabupaten Kepulauan Meranti dan juga Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Samsul Ramli, S.Sos, SCM.l Cert (ITC).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Yulian Norwis mewakili Bupati Kepulauan Meranti.

Sekda dalam sambutannya mengatakan, penataan Perencanaan umum pengadaan barang/jasa merupakan proses awal dari kegiatan persiapan pengadaan yang dilakukan oleh PA/KPA.

“SIRUP dikembangkan dalam rangka optimalisasi proses pelaporan pengadaan barang/jasa pemerintah secara online dengan menggunakan aplikasi Monev Online sesuai dengan ketentuan yang ada dalam peraturan yang berlaku saat ini,” ungkapnya.

Sekda menambahkan, penyusunan RUP mempunyai keterkaitan dengan proses penyusunan dan penetapan Rencana Kerja Anggaran (RKA) meliputi identifikasi dan analisis kebutuhan, Penyusunan dan penetapan kebijakan umum dan swakelola merupakan kegiatan Pengadaan Barang/jasa dimana pekerjaannya direncanakan, dikerjakan dan/atau diawasi sendiri oleh K/L/D/I sebagai penanggung jawab anggaran.

“Aplikasi SIRUP ini dilakukan adalah untuk memberikan kemudahan bagi kementrian, lembaga, pemerintah daerah atau institusi dalam pelaksanaan, mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP),” pungkasnya.

Mengingat Dengan terbitnya Perpres 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah dan Perka LKPP no.8 tahun 2017 tentang pengadaan secara swakelola serta Permendagri no.14 tahun 2006. “maka proses pelaksanaan pekerjaan pengadaan akan mengalami perubahan guna mencapai tujuan yang lebih efektif dan akuntabel,” tuturnya.

Sekda berharap semua peserta yang akan mengikuti kegiatan ini dapat mengikuti bimtek ini sebaik-baiknya. “Khususnya kepada narasumber untuk dapat memberikan informasi yang benar dan terbaru serta melatih dengan sungguh-sungguh agar apa yang dijelaskan dapat dimengerti dan diterapkan di instansi tempat peserta bertugas,” ungkapnya.

Kepala BPBJ kepulauan Meranti Janefi Meza, A.MP mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam upaya kelancaran proses pengadaan barang dan jasa. “Sehingga anggaran yang ada di masing-masing SKPD dapat bermanfaat semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Tujuan kegiatan ini sendiri adalah untuk membantu dan memperlancar perangkat daerah menggunakan SiRUP. “Dua meningkatan pengetahuan dan pemahaman pernahkah daerah dalam pengadaan barang secara swakelola, tiga memberikan pemahaman tentang posisi dan kedudukan PPTK dalam proses pengadaan barang dan jasa,” tuturnya.