idul-fitri-1442-h
Marhaban Ya Ramadhan
Melayani-Tanpa-Pungli-dan-Gratifikasi
Pelatihan E-Pengadaan Langsung Aplikasi Bela Pengadaan Serta Rekonsiliasi Pejabat Pengadaan Di Lingkungan Pemerintah Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti
Forum Group Discution (FGD) Terkait kontrak Pengadaan Barang Jasa dan Surat Edaran (SE) Menteri PUPR No. 22 Tahun 2020 Terkait Persyaratan dan Evaluasi Dokumen Penawaran Pengadaan Jasa
Bimbingan Teknis Perencanaan Pengadaan Dalam Rangka Antisipasi Resiko Hukum Dan Audit
Bimbingan Teknis Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Desa Dan Steakholder Lainnya
Sosialisasi-Permen-PUPR-No.-07-Tahun-2019
Raih 17 Standar LPSE
Penutupan Diklat dan Sertifikasi Pengadaan Barang Jasa Pemerintah April Tahun 2019
Diklat dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tahun 2019
Konsolidasi-Pengadaan-Barang-Jasa-BPBJ
Black List
Daftar Hitam - Black List
Sosialisi Aplikasi SPSE v.4.3
Bagian Layanan Pengadaan Meranti -BLP Meranti - Penghargaan National Procurement Award 2018
Sosialisasi Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah
Kaji-Banding-Ke-Kab-Badung-2
Bimbingan Teknis Bagi Panitia Penerimaan Hasil Pekerjaan (PPHP) Provisional Hand Over (PHO) FHO
Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Aparatur Penyelenggara Pengadaan Barang Jasa
Pelatihan Peningkatan Kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) Bagi Pejabat Pengadaan Pengelolaan Barang Jasa
Pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Manajemen Kelompok Kerja Pengadaan 2a
Bimbingan Teknis Memahami Spesifikasi, Harga Perkiraan Sendiri dan Kerugian Negara
previous arrow
next arrow

Rapat Koordinasi Unit Pelayanan Pengadaan ULP Se-Provinsi Riau

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen dalam menciptakan aparatur pemerintah yang profesional dan kompeten sehingga dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan cara peningkatan kompetensi aparatur melalui pelatihan dan lainya.

Seperti yang dilaksanakan saat ini Rapat Koordinasi Unit Pelayanan Pengadaan ULP Se-Provinsi Riau, kegiatan dalam rangka sharing informasi antar Kabupaten Kota Se-Riau terkait Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa itu, dilaksanakan di Hotel Grand Meranti, Kamis (20/9/18).

Rapat Koordinasi Unit Pelayanan Pengadaan (ULP) Se-Provinsi Riau dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah H. Yulian Norwis SE MM, dan dihadiri oleh Asisten I Sekdakab. Meranti H. Jonizar, Asisten III Sekdakab. Meranti Drs. Rosdaner, Kepala Bagian Layanan Pengadaan Janefi Meza, A.MP, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa ULP Provinsi Riau Zulkifli, serta Para Kabag ULP Kabupaten Kota di 12 Kabupaten Kota dan Provinsi dan Narasumber.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Yulian Norwis menyambut baik penyelenggaraan acara itu, menurutnya tujuan dari acara itu sejalan dengan keinginan dari Pemkab. Meranti yang terus melakukan reformasi guna menciptakan SDM yang kompeten khususnya di Bidang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

“Kita terus mendorong seluruh petugas di ULP memiliki Integritas dan profesionalitas, oleh karena itu melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang sharing informasi dan pengalaman antar pengelola ULP Kabupaten Kota untuk semakin memperkuat kualitas SDM dalam Bidang Pengadaan Barang dan Jasa,” jelasnya.

Kedepan dalam rangka memperkuat peran ULP dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, dikatakan Sekda H. Yulian Norwis, Pemkab. Meranti secara bertahap akan menjadikan lembaga ini sebagai Lembaga Independen dengan menjadikan perugas ULP sebagai Fungsional, dan untuk mendukung kinerjanya Pemkab. Meranti akan memberikan Insentif yang menjanjikan.

“Kedepan kita akan menjadikan petugas ULP menjadi pegawai Fungsional, dan untuk menunjang beban kerja yang berat kita akan memberikan Insentif yang menjanjikan, jadi saya harap uangan takut menjadi petugas ULP,” pungkas Sekda.

Sekedar informasi seperti dijelaskan Ketua Panitia yang juga Kepala Bagian ULP Kepulauan Meranti Janefi Meza,A.MP, kegiatan Rakor itu adalah untuk memperkuat penerapan Perpres No. 16 Tahun 2018, dimana semua personil ULP harus dapat meyesuaikan diri dengan sistem aplikasi dan aturan baru tersebut, sehingga pengadaan barang dan jasa di Provinsi Riau bisa dimaksimalkan.

Menimbang pentingnya kegiatan itu, Pemkab. Meranti berinisiatif sebagai penyelenggara Rakor ULP Se-provinsi Riau, ia berharap melalui kegiatan itu akan membawa manfaat bagi semua karena sebagai Kabupaten termuda di Provinsi Riau perlu belajar dan sharing informasi dengan Kabupaten Kota yang lebih maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *